Don't miss

Langsing setelah Melahirkan

By on October 17, 2012
langsing-setelah-melahirkan

Seorang wanita ditakdirkan menginginkan kecantikan. Selain secara evolusi memang ditakdirkan untuk menjadi unggul diantara kelompoknya untuk menarik perhatian, ternyata cantik yang sejati datang dari tubuh yang sehat

Melahirkan adalah bagian dari tugas wanita dalam melanjutkan keturunan. Proses biologis yang dialami sejak mulai hamil sampai melahirkan, menyebabkan terjadinya perubahan bentuk tubuh yang didisain oleh Sang Maha Pencipta untuk memproteksi kesehatan bayi, baik mulai di dalam kandungan, sampai ketika melahirkan.

Salah satu proses biologis yang terjadi adalah tubuh yang menjadi lebih gemuk. Hormon estrogen membantu tubuh mengikat lemak lebih banyak, karena memang diperlukan untuk kehidpan janin yang sehat. Memberi kehangatan, cadangan energi untuk bergerak, dan merupakan cadangan makanan yang kelak akan diberikan kepada bayi dalam bentuk air susu ( jama dulu mungkin tulisnya soe soe.. iya ngga sih..? kalau salah maaf)

Setelah proses melahirkan, dan membesarkan bayi, banyak kaum wanita yang menginginkan tubuhnya kembali seperti saaat sebelum hamil. ( huhuyy..) Alasannya bermacam-macam, karena tuntutan pekerjaan yang menuntut tubuhnya bugar, alasan penampilan, atau alasan kesehatan dan kebugaran yang membuat tubuhnya tidak nyaman dalam menjalani hari sebagai ibu rumah tangga. Wanita biasanya mencari cara menguruskan badan dengan cepat.

Keinginan untuk segera langsing ini untukmencapai berat badan ideal, dibarengi dengan kewajiban menyusui. Masih banyak dan semakin banyak ibu yang menyadari bahwa air susu ibu adalah yang terbaik yang dapat diberikan kepada bayi. Tidak satu susu formula pun yang memiliki kualitas mendekati air susu ibu. Ikatan Dokter Anak Indonesia menyerukannya, bahkan berbagai riset ilmiah sudah membuktikan bahwa air susu ibu “is the best” deh pokoknya.

Maka banyak wanita sering merasa seperti “terbentur tembok” ( bukan kejedot). Dia takut kalau dia “diet”, maka nanti asi nya berkurang. Tapi kalau dia ngga “diet”, dia akan tetap gemuk.. lalu bagaimana ?

Cara menguruskan badan dengan cepat atau cara mengurangi berat badan untuk kembali langsing setelah melahirkan sehingga mencapai berat badan ideal, sambil membuat asi berkualitas  bisa anda simak berikut.

  1. Tubuh langsing yang sehat berasal dari mindset ingin hidup sehat.  Karena itu, daripada memikirkan  “pengen langsing”, lebih baik pikirkan “ pengen sehat”. Karena keinginan untuk sehat akan membuahkan tubuh yang langsing. Kalau anda berpikir ingin sehat, maka mudah-mudahan, perilaku anda juga akan sehat.  Berarti selain nantinya tubuh anda menjadi sehat, kualitas asi juga menjadi sehat.
  2. Keinginan ingin sehat ini sebaiknya diikuti dengan tindakan hidup sehat. Dasar dari tindakan hidup sehat adalah berpikir sehat, memilih makanan sehat alias DIET ( diet artinya mengatur makan, bukan tidak makan atau ngurangin makan atau sedang program kurus). Dan melakukan aktivitas olahraga mengecilkan perut.
  3. Perencanaan. Perencanaan memungkinkan kita mengatur waktu kita akan apa yang kita ingin dapatkan. Tentunya, bisa saja terjadi hal yang di luar rencana. Akan tetapi, tanpa perencanaan, maka sulit bagi kita untuk mengatur jadwal hidup sehat. Dalam hal perencanaan, kita juga akan melakukan beberapa “pengorbanan”, misalnya untuk bisa “mendapat waktu”, maka wanita harus “membeli waktu”. mungkin  hanya temporer. Misalnya, menyewa baby sitter baik part time atau full time, menyewa supir atau menggunakan kendaraan umum untuk hari-hari dimana dia akan mengalokasikan waktu untuk  menyiapkan makanan sehat, olahraga mengecilkan perut dan atau istirahat sehat buat dirinya. Menggunakan jasa supir atau taksi akan memungkinkan wanita memiliki waktu istirahat sejenak di mobil atau kendaraan umum (misal untuk berolahraga)
  4. Perlu diingat kalau gaya hidup sehat itu adalah “skill”, sama seperti naik mobil atau naik motor. Mesti belajar dulu, dan setiap orang punya “Style” dan selera sendiri. Jadi, buat yang baru belajar, memang belum tentu langsung bisa. Tapi kalau mau sukses, sama seperti bayi dalam proses belajar berjalan, coba terus sampai bisa. Bayi jatuh saat belajar jalan adalah biasa. Anda jatuh saat belajar menjalankan hidup sehat juga biasa. Akan tetapi segera bangkit lagi dan terus berusaha. Memilih makanan sehat juga merupakan skill, karena perlu trik agar makanan sehat tetap terasa enak di lidah.
  5. Lingkungan sangat mendukung. Cari lingkungan yang suportif. Kalau ngga ada, ciptakan sendiri. Wanita diciptakan sebagai mahluk sosial. Mengerjakan sendirian, termasuk ngejalanin sendirian gaya hidup sehat pastinya ngga enak. Cari panutan. Beberapa seleb seperti Melanie Putria, Sophie Navita, Mona Ratuliu, adalah ibu yang berusaha hidup sehat, olahraga, walau mereka punya kesibukan segudang. Mereka juga punya masalah yang sama soal mengurus anak, repotnya memberi asi, mengatur jadwal kerja. Tapi mereka kerjakan. Anda bisa cari contoh lain. Saat ini, mencari lingkungan bisa di dunia nyata atau di dunia maya. Cari mentor atau lingkungan yang mendukung.

Perilaku hidup sehat, dasarnya ada 4

  1. Mengatur makanan
  2. Mengatur kegiatan fisik
  3. Mengatur kondisi mental
  4. Mengatur spiritual.

Mengatur makanan sehat

Diet untuk ibu menyusui pada dasarnya sama dengan diet wanita biasa dalam menjalankan hidup sehat. Tentu akan lebih baik kalau diet sehat ini sedikit lebih ketat, dalam arti, porsi memilih makanan sehat lebih banyak ketimbang “cheating”

  • Buah –buahan segar. Ini prioritas. 3x sehari wajib. Akan lebih baik kalau bisa memilih buah organik. Akan tetapi kalau bingung, pilihlah buah yang ada kulitnya, sehingga bila toh tersemprot pestisida, tidak ikut dimakan. Misal jeruk, melon, semangka, pisang, kiwi, dll. Multivitamin dan mineral hidup yang ada di dalamnya sangat membantu membuat asi menjadi berkualitas.
  • Karbohidrat kompleks. Ini prioritas kedua. Nasi merah, ubi, jagung, singkong, roti gandum, oatmeal, sebagai sumber pokok karbohidrat. Mengkonsumsi jenis karbo seperti ini akan membantu “merampingkan” tubuh. Sebaliknya, nasi putih, bubur ayam, mi ayam, donat, malah akan membuat proses perampingan menjadi sulit. Jenis karbo seperti ini mudah sekali ditimbun jadi lemak
  • Lemak sehat. Lemak sehat membantu mobilisasi lemak di dalam tubuh untuk ikut dikeluarkan bersama asi. Alpukat, kedelai, minyak zaitun,  ikan, adalah contoh lemak sehat. ( pastinya, memasak ikan tidak digoreng, karena akan merusak lemak yang ada di dalam daging ikan) Kalau dalam bentuk makanan sulit diperoleh, bisa menggunakan bantuan suplementasi omega3.
  • Lauk pauk yang dimasak dalam bentuk kuah. Soto ayam ( di Indonesia lebih dari 20 macam), soto daging, rawon, sop ayam, sop daging.

Hal yang sebaiknya dihindari

  • Fast food. Kalau wanita rajin mengkonsumsi fast food, akan sangat sulit untuk proses pelangsingan yang alami. Khususnya karena banyak fast food yang disajikan dengan cara menggoreng dengan panas tinggi.
  • Cemilan kemasan. Kaya akan vetsin, gula, dan pengawet makanan. Hal ini akan mempersulit proses pelangsingan. Coba belajar mengkonsumsi cemilan sehat. Cucur kacang ijo, timus, singkong kelapa, cendol asli ( pewarnanya pakai daun suji), kacang rebus

Tips khusus untuk ibu yang berniat menyusui dan sedang menyusui

Sebelum melahirkan usahakan minimal 1 kali sudah belajar untuk melakukan pijat payudara. Bisa dilakukan di klinik laktasi di berbagai rumah sakit. Tidak semua dokter mengetahui soal pijat payudara. Pada beberapa wanita, kelenjar susu seperti tersumbat dan seolah membatu, yang kalau dipijat dengan benar, nantinya akan melancarkan air susu saat bayi keluar. Lakukan asi eksklusif selama 6 bulan, dan bila mengalami gangguan, segera konsulkan. Setelah itu memang perlu makanan tambahan.

Mengatur kegiatan fisik

  • Olahraga adalah wajib, tapi.. ingat. Lakukan dengan bertahap. Walau anda membuat target tertentu, hendaknya target olahraga yang membuat tubuh menjadi segar. Lupakan memaksa diri berolahraga untuk “fat burning”. Pilih yang dapat dinikmati. Atau dengan keterbatasan yang ada, lakukan sesuatu secara kreatif untuk bisa dinikmati. Misalkan

Kombinasi jalan, joging, sambil membaca artikel atau buku di kompleks rumah. Lari 30 langkah, diikuti jalan 1 menit sambil melihat artikel majalah ( awas jangan meleng).

Menggunakan sepeda statis sambil menonton acara televisi, baik di rumah atau di gym

Ikut klub menari

Bersepeda keliling kompleks, sambil melihat-lihat rumah ( mungkin anda agen properti atau sedang mau investasi).. kalau kebetulan anda punya mobil, maka bawalah sepeda tersebut pindah-pindah kompleks.

  • Waktu berolahraga, cukup 20-30 menit. Ingat, tujuan utama adalah untuk merasa “fun”. Anda perlu menikmati prosesnya, karena  mungkin anda juga sedang menyusui. Ngotot berolahraga 2 jam, apalagi bukan orang yang terlatih olahraga, malah akan membuat trauma dan malas hidup sehat.
  • Kalau perlu, bayar pelatih. Anda bisa memilih personal trainer di gym, pelatih bulu tangkis, tenis, bahkan pelatih voli atau basket untuk sekedar memainkan tehnik olahraga. Kreatiflah.
  • Atur waktu saat anda bisa berolahraga. Itu gunanya pengaturan. Pagi, siang saat isirahat makan siang, sore setelah pulang kantor sambil nunggu macet, atau malam saat anda punya waktu lowong. Sekali lagi, pikirkan cara kreatif. Lebih dulu jalan cepat sambil mendorong kereta belanjaan selama 15 menit sebelum mulai belanja di pasar swalayan pun adalah cara yang bisa anda kerjakan.

Mengatur kondisi mental

Pasca melahirkan, setelah bayi keluar, secara alamiah seorang ibu  akan mengalami “baby blues”, yang derajatnya berbeda antara satu orang dengan orang lain. Hal ini disebabkan terjadinya penurunan hormon progesteron. Hormon ini adalah penyeimbang hormon estrogen, memberikan mood dan gairah pada wanita ( progesteron meningkat pada usia kehamilan 6 bulan, yang membuat wanita merasa sehat, segar seksi, bergairah.. ini karunia Tuhan ). Ketika hormon progesteron turun drastis, wanita merasakan kesedihan dan mood yang ga enak. Maka sering menangis ( orang bilang tangis bahagia). Memang seperti kurangmenyenangkan, akan tetapi turunnya hormon progesteron lah yang akan memacu hormon prolaktin yang mendorong produksi air susu ibu sehingga asi bisa keluar. Wanita harus pahami hal ini, karena laki-laki tidak memahami gangguan mood yang terjadi setelah melahirkan. Tidak ada ide.  Kalau tidak dipahami dan disiasati, akan ada banyak konflik nantinya di dalam rumah tangga.

Setelah melahirkan juga, umumnya banyak sekali konsekuensi logis yang dialami wanita sehubungan dengan pekerjaan, keluarga, hubungan romantis dengan suami, dan keluarga besar. Sebaiknya dipikirkan dan disiasati caranya untuk selalu mencari solusi terbaik agar suasanyanya “win-win”. Karena kalau tidak dari awal disiasati, berisiko menyebabkan stress. Stress finansial, stress komunikasi, stress akan diri sendiri. Stress inilah yang sangat berpotensi mengganggu kesehatan

Menyiapkan buku-buku atau film motivasi akan snagat membantu. Berada dalam lingkungan orang positif akan sangat membantu, baik di dunia nyata atau di dunia maya.

Kondisi mental yang positif dan lingkungan yang positif akan membantu wanita berpikir positif tentang dirinya, termasuk kesehatannya. Menjaga kesehatannya dengan sadar.

Mengatur kondisi spiritual

One prayer a day keep the doctor away.

Doa walau tidak terlihat langsung, memberikan kekuatan untuk semua orang dalam menjalankan kehidupan. Doa memberikan pengharapan. Pengharapan akan memampukan manusia melakukan satu langkah lebih maju, dan lebih mau menahan rasa sakit. Termasuk, ketika sedang menjalankan hidup yang sehat.

Saat membesarkan anak dan menjalani program untuk kembali langsing, kendala yang dihadapi bisa bermacam-macam dan bisa sangat menyesakkan perasaan. Selain bisa menyebabkan stress, juga bisa mematikan motivasi untuk hidup sehat. Disinilah peranan doa membantu seseornag untuk bisa bertahan akan pilihan yang telah dibuat. Beberapa orang mungkin terlihat kuat tanpa doa, tapi sebagian besar orang merasa angat tertolong dengan kekuatan doa.

 

Selamat menikmati tips ini, semoga bermanfaat.

Phaidon L Toruan, dr MM

@dr_Phaidon

About drphaidon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>