Don't miss

Puasa Sehat dengan Makanan Sehat

By on July 9, 2013
eat

Berpuasa di era millennium berbeda dengan berpuasa di tahun 1950 an. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
1.    Tuntutan pekerjaan dan aktivitasBeda dengan tahun 50an. Saat ini jauh  lebih tinggi, dengan berbagai konsekuensi sehingga meningkatkan stress baik fisik maupun psikis  dengan akibat tubuh berespon memproduksi hormone stress, kortisol. Hormone ini baik bagi tubuh apabila tidak dalam keadaan berlebih. Akan tetapi kalau tubuh kita mengalami stress secara konstan, seperti kekacauan pagi hari di rumah, macet di jalanan, permasalahan di kantor, maka tubuh terpapar stress secara konstan.
2.    Era tahun 50an, polusi dan paparan bahan sintetis tidak sedahsyat saat ini. di abad ke 21, tubuh mengalami paparan radikal bebas yang berlebihan setiap hari, baik dari stress, sinar matahari, polusi, pestisida yang ada dalam makanan, makanan yang kaya gula, bahan pengawet, vetsin, gorengan,
3.    Di tahun 50 an sedikit keluarga yang memiliki televisi. Saat ini kita terkena “airbah media”, televisi, radio, dan dunia maya yang luar biasa. Pikiran kita dibombardir oleh iklan yang menggoda kita untuk hidup enak. Investasi untuk mendisain master program iklan ini, termasuk penelitian neurologi marketing,  dan kreativitas  bernilai trilyunan rupiah mengenai bagaimana cara kita makan dan memilih makanan sehingga selama  11 bulan penuh otak kita terpapar “rayuan” untuk mengkonsumsi makanan enak yang membawa konsekuensi menggemukkan dan membiasakan kita pada makanan enak.
Kembali ke abad 21. Kita perlu mengetahui, apakah bulan puasa atau bulan lain, abad ke duapuluh atau abad ke duapuluh satu, maka tubuh kita tetap memerlukan makanan dengan nutrisi yang lengkap dan memiliki nilai biologis, guna membantu tubuh bisa bekerja dengan optimal. Tubuh memerlukan nutrien yang lengkap dan sehat.  Nutrien tersebut adalah karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air.
Khusus di bulan puasa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bahwa Jadwal asupan makanan yang berubah akan menyebabkan manusia perlu beradaptasi. Saat sahur, entah karena  karena ngantuk, pekerjaan, indekos, dan alasan lain, maka kita sering menginginkan kepraktisan sehingga di benak kita “yang penting puasa nya niat”. Padahal akan lebih sehat dan nikmat apabila kita mau meluangkan sedikit waktu untuk menyiapkan makanan yang memiliki nilai nutrisi tinggi, tapi mudah disajikan. Ingat, walau bulan puasa, kia tetap harus bekerja dan beraktivitas  seperti hari hari biasa.
Berikut beberapa tipsnya:

1.    Konsumsi buah buahan. Baik sahur dan saat berbuka puasa. Tujuannya adalah mensuplai tubuh kita dengan vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk metabolisme tubuh. Memakan  buah akan membantu memberikan energy “listrik” yang memang dibutuhkan oleh tubuh kita.  Jadi sekepepet apapun, pagi bisa dimulai dengan sebuah pisang, sebutir tomat atau sepotong pepaya sebelum memakan makanan lain.  Kalaupun tidak sempat menyiapkan makanan, memakan buah sebagai makanan sahur sangatlah bermanfaat buat tubuh. Anda juga boisa memblender buah buahan, akan lebih baik bila berwarna 2 atau lebih, karena akan membuat suplai vitamin dan mineral lebih lengkap

2.    Memilih untuk sahur dengan karbohidrat kompleks sebagai makanan pokok kita. Pilih nasi merah ketimbang nasi putih, spaghetti ketimbang mie instan, roti gandum ketimbang roti putih, ubi dan singkong ketimbang kue. Bubur kacang hijau atau sup kacang merah ketimbang bubur ayam di pagi hari.  Memilih karbohidrat kompleks akan sangat membantu tubuh dalam beberapa hal :
-    Membuat gula darah stabil, sehingga tenaga dan mood terjaga sepanjang hari. Peningkatan gula darah yang perlahan, dan penurunan yang perlahan, akan membuat tubuh dapat berfungsi optimal
-    Karbohidrat kompleks kasih mengandung serat, sehingga membantu proses detoksifikasi yang memang sedang dikerjakan selama bulan puasa.

3.    Memilih sumber protein yang rendah lemakn dan TIDAK DIGORENG. . Misalkan, ikan ( lemaknya sekitar 20%), dada ayam ( lemaknya Cuma 10% ketimbang paha ayam yang 30%), telur, khususnya putihnya. Lemak memang  dibutuhkan oleh tubuh kita dalam hal memberi sensasi kenyang, akan tetapi membuat tubuh kita ngantuk.

4.    Air kelapa, jus melon, jus semangka, adalah pilihan minuman yang sangat baik untuk berbuka puasa, karena sangat kaya akan elektrolit alami, yang segera membantu mengisi tubuh yang kehilangan elektrolit setelah seharian berpuasa.

Selamat berpuasa.

Sampel menu  bisa di cross

Karbohidrat dasar :          pilihan protein
Nasi merah                         ikan pepes, ayam rica rica, tahu bacem
Kentang rebus                    telur rebus
Spaghetti                             saus daging rendah lemak
Roti gandum                       omelet 3 putih telur 1 kuning, sayuran, bawang, (Masak dengan minyak minimal)
Bubur kacang hijau (dengan gula merah)        telur setengah matang 3 putih, 1 kuning
Sup kacang merah             irisan daging ayam, dengan kaldu
Oatmeal                               bumbu bubur ayam , dada ayam, daun seledri

Minuman
Lemon tea hangat ( gula diet)
Teh hijau  tanpa gula
Jus tomat-jeruk ( gula diet), akan lebih optimal nilai antioksidannya kalau tomatnya direbus dulu.
Jus Jeruk-mangga
Catatan
1.    Jus mengandung vitamin, mineral, dan fitokemikal yang kaya akan antioksidan, sehingga selain membantu metabolism, juga membantu memproteksi tubuh terhadap paparan radikal bebas, khususnya stress, yang ternyata memproduksi radikal bebas
2.    Jus buah akan optimal bila diblender, bukan juicer. Juicer menghilangkan sebagina besar vitamin, serat, dan fitokemikal.
3.    Khusus penderita sakit maag, bisa mengkonsumsi jus lidah buaya atau aloe vera di bulan puasa, khususnya sahur. Karena aloe vera mengandung fitokemikal yang membantu menyembuhkan sakit maag.

Contoh saat disajikan
-    Nasi merah, pepes ikan, jus tomat-jeruk, lalapan
-    Spaghetti, irisan tomat dan timun, saus daging rendah lemak,
-    Roti gandum, omelet, jus jeruk-mangga
-    Bubur kacang hijau gula merah, lemon tea
-    Kentang rebus, telur rebus, bumbu kecap dan kacang ( disangrai kalau bisa), tahu, kol
-    Oatmeal dengan bumbu bubur ayam
-    Susu pisang

About drphaidon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>